Masih Ada yang Bilang Corona Itu Tidak Ada

hand touching glass

Masih Ada yang Bilang Corona Itu Tidak Ada

Endah Sulistiowati
Dir. Muslimah Voice

Kabar terinfeksinya Presiden AS Donald Trump oleh virus corona menjadi trending baik di dunia nyata maupun dunia maya. Trump dikabarkan positif terjangkit corona melalui Twitter, dia mengutarakan bahwa dirinya dan istrinya terjangkit virus tersebut pada Jumat (02/10/2020). Trump mengalami kelelahan dan kesulitan bernafas ketika terpapar virus corona, demikian keterangan dari Gedung Putih.

Corona Adalah Peringatan Illahi
Awal muncul virus ini di daerah Wuhan China bulan September 2019 dan mulai menyebar ke seluruh dunia di awal tahun 2020. Saat itu banyak yang berspekulasi bahwa virus ini adalah kebocoran laboratorium di Wuhan yang sedang melakukan penelitian terhadap virus SARS, kemudian berkembang bahwa virus Corona adalah salah satu dari sekian strategi perang dagang AS terhadap China. Tidak berselang lama ada yang menganalisa bahwa virus ini adalah hasil dari operasi intelijen.


Namun pelan-pelan semua analisa tersebut menguap, setelah virus Corona tanpa terkendali melumpuhkan seluruh sektor kehidupan, terutama ekonomi. Dunia benar-benar keok menghadapi virus tidak kasat mata ini, hingga membuat dunia harus mengubah haluan kehidupan demi selamat dari virus Corona.


Sayang, tidak semua sadar bahwa virus Corona ini adalah bentuk peringatan dari Allah SWT. Tidak akan terjadi apapun di dunia ini jika Allah tidak meridhoinya, termasuk virus Corona. Semua abai terhadap kondisi ini. Memandang remeh bahkan menganggap tidak penting.
Hingga orang nomor satu di AS Presiden Donald Trump fixed terinveksi Corona, jika ini tidak membuka mata dunia, bahwa kerusakan di bumi ini telah diatas ambang normal, tidak hanya sumber daya alamnya tapi kerusakan pada manusia sudah sedemikian parah, kalau tidak segera sadar, mau pemimpin Negara mana lagi yang mau diserang Corona? Mudah saja bagi Allah untuk mendatangkannya.

Corana Bukan Ilusi


Saat ini, diseluruh dunia sedang dilanda virus Corona, dan yang meninggal pun sudah dinyatakan ratusan ribu jiwa, pun demikian yang ada di Indonesai, tiap hari lebih dari 1000 orang dilaporkan virus Corona, namun masih ada yang memandang remeh virus ini. Hingga mengatakan bahwa virus Corona ini tidak ada, hanya bualan semata. Yah, meskipun banyak pihak yang mengambil untung dari mewabahnya virus ini, misalkan dengan program jual beli vaksin, proyek pengadaan masker dan APD, dsb., dari sekala kecil hingga sekala Negara. Bahkan ada pula yang tidak segan-segan dengan kasat mata melakukan kecurangan-kecurangan untuk mendapatkan dana dari pemerintah yang sengaja dikucurkan untuk wabah Corona ini.


Untuk itu umat manusia di bumi ini harus segera tersadarkan, meskipun taubatan nasional-internasional dilakukan, jika sikap dan perilaku manusianya tetap rusak, bisa jadi peringatan ini terus berlangsung. Manusia harus kembali pada fitrahnya, tunduk pada aturan-Nya, dan tidak membuat kerusakan di muka bumi ini. Wallahu’alam.