Ajaib, Daun Ini Bisa Memacu Kecerdasan Lho!

Ajaib, Daun Ini Bisa Memacu Kecerdasan Lho!

Endah Sulistiowati
Dir. Muslimah Voice

Sahabat sering jalan-jalan ke sawah, tepian sungai, rawa, atau danau? Pasti secara tidak langsung sahabat pernah melihat tanaman ini. Karena tanaman ini sangat mudah tumbuh. Namanya pegagan.

Klasifikasi ilmiahKerajaan:Plantae(tanpa takson):Angiospermae(tanpa takson):Eudikotil(tanpa takson):AsteridaeOrdo:ApialesFamili:MackinlayaceaeGenus:CentellaSpesies:C. asiaticaNama binomialCentella asiatica
(L.) Urban

Pegagan (Lat. Centella Asiatica) merupakan tanaman liar. Tanaman ini berasal dari daerah Asia tropik, tersebar di Asia Tenggaratermasuk Indonesia, India, Republik Rakyat Tiongkok, Jepang dan Australia kemudian menyebar ke berbagai negara-negara lain. Nama yang biasa dikenal untuk tanaman ini selain pegagan adalah daun kaki kuda dan antanan. Sering digunakan sebagai penutup tanah, adakalanya dimakan sebagai sayuran. Nah, pegagan ini juga berkhasiat untuk pengobatan herbal.

Pegagan merupakan tanaman herba tahunan yang tumbuh menjalar dan berbunga sepanjang tahun. Tanaman akan tumbuh subur bila tanah dan lingkungannya sesuai hingga dijadikan penutup tanah. Jenis pegagan yang banyak dijumpai adalah pegagan merah dan pegagan hijau. Pegagan merah dikenal juga dengan antanan kebun atau antanan batu karena banyak ditemukan di daerah bebatuan, kering dan terbuka. Pegagan merah tumbuh merambat dengan stolon (geragih) dan tidak mempunyai batang, tetapi mempunyai rhizoma (rimpang pendek).

Sedangkan pegagan hijau sering banyak dijumpau di daerah pesawahan dan disela-sela rumput. Tempat yang disukai oleh pegagan hijau yaitu tempat agak lembap dan terbuka atau agak ternaungi. Nah, pegagan hijau inilah yang di yakini bisa memacu kinerja otak sehingga bisa merangsang kecerdasan.

Dimasing-masing daerah pegagan ini memiliki nama yang berbeda-beda. Peugaga (Aceh), jalukap (Banjar), daun kaki kuda (Melayu), ampagaga (batak), antanan, dulang sontak(Sunda), gagan-gagan, rendeng, cowek-cowekan, pane gowang (Jawa), piduh (Bali), bebele (Lombok), sandanan (Irian) broken copper coin, semanggen (Indramayu,Cirebon), pagaga (Makassar), daun tungke (Bugis), Pigago (Minang), daun tapak kudo (solok), jelukap/jalukap (Kutai/Borneo)

Pegagan yang simplisianya dikenal dengan sebutan Centella Herba memiliki kandungan asiaticoside, thankuniside, isothankuniside, madecassoside, brahmoside, brahmic acid, brahminoside, madasiatic acid, meso-inositol, centelloside, carotenoids, hydrocotylin, vellarine, tanin serta garam mineral seperti kalium, natrium, magnesium, kalsium dan besi. Diduga glikosida triterpenoida yang disebut asiaticoside merupakan antilepra dan penyembuh luka yang sangat luar biasa. Zat vellarine yang ada memberikan rasa pahit.

Berikut Manfaat Pegagan Untuk Kesehatan

  1. Memperlancar aliran darah

Daun pegagan memiliki kandungan triterpenes yang tak lain adalah zat anti radang. Triterpenes berfungsi untuk meningkatkan antioksidan dan suplai darah menuju area kulit yang terluka dan mempercepat proses penyembuhan luka. Pada penderita insufisiensi vena dan varises, daun pegagan bisa dimanfaatkan untuk memperlancar aliran darah dan meredakan gejala-gejelanya seperti kaki terasa berat, nyeri, dan membengkak.

2) Mempercepat penyembuhan luka

Daun pegagan telah digunakan secara tradisional untuk penyembuhan luka ringan sejak berabad-abad lalu. Setelah dilakukan penelitian, termyata daun pegagan memang dapat membantu mempercepat penyembuhan luka. Selain karena adanya kandungan triterpenes, daun ini juga mengandung asiaticoside yang secara medis sudah diakui khasiatnya sebagai penyembuh luka. Daun pegagan ini juga dapat dijadikan salep herbal untuk luka bakar yang juga dapat menurunkan risiko infeksi pada kulit karena daun ini mengandung zat antibakteri.

3) Menyamarkan stretch marks

Para wanita kerap terganggu dengan kemunculan stretch marks pasca melahirkan. Namun, ternyata stretch marks dapat disamarkan oleh tanaman herbal ajaib yang tak lain adalah daun pegagan. Hal tersebut karena daun ini memiliki kandungan senyawa terpenoid yang berperan dalam pembentukan kolagen. Selain untuk menyamarkan stretch marks, daun ini juga dapat digunakan untuk mencegah timbulnya stretch marks.

4) Mengoptimalkan fungsi kognitif otak

Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2016 membuktikan bahwa daun pegagan dapat meningkatkan fungsi kognitif otak. Bahkan mengalahkan asam folat yang dipercaya efektif untuk mengembalikan daya ingat seseorang yang terkena stroke.

5) Meredakan kecemasan dan stress

Kecemasan dan stress merupakan masalah yang sering kali dirasakan oleh generasi saat ini. Namun, hal ini ternyata dapat diredakan dengan mengonsumsi ekstrak daun pegagan atau gotu kola. Manfaat pegagan untuk kesehatan ini telah dibuktikan oleh sebuah penelitian. Bahkan para ahli menduga bahwa ekstrak daun pegagan dapat digunakan sebagai pengganti obat anti depresan.

Mantap kan! Mengkonsumsinya Bagaimana?

Mengkonsumsi pegagan bisa dimakan sebagai sayuran segar, untuk lalapan, atau dimasak dengan kreasi yang lain. Bisa juga dikeringkan dan diseduh seperti teh. Pegagan dapat pula dihaluskan dengan mengemasnya dalam kapsul siap minum. Informasi lebih lanjut bisa hubungi penulis.